Pinjaman Dana Era New Normal COVID19

Pinjaman Dana

Pinjaman Dana Cepat di Era New Normal Covid19; artikel ini akan memberikan informasi sederhana seputar tip-tip untuk Anda yang memiliki rencana pengajuan pinjaman dana. Setelah kurang lebih 8 bulan Indonesia menghadapi virus corona (covid19) yang berdampak terhadap seluruh beragam aktifitas yang biasa dilakukan sebelum covid19 datang, tentunya kini sudah berbeda.

Sebelumnya para pedagang, karyawan, mahasiswa, dan masyarakat pada umumnya beraktifitas tanpa ada aturan untuk menggunakan hand sanitizer, masker, menjaga jarak, pembatasan jumlah karyawan yang wajib ngantor, dan model belajar mengajar secara online. Saat ini telah datang aktifitas baru yang menjalani protokol kesehatan covid19 untuk seluruhan kalangan warga. Inilah yang disebut dengan Era New Normal Covid19.

Baca Juga :Informasi Terkini Seputar Covid19

Selain protokol kesehatan covid19 yang wajib diperhatikan, ada hal lain yang tidak kalah kritisnya yang wajib diperhatikan Anda yakni kesehatan secara finansial. Disadari atau tidak, new normal ini berdampak terhadap keuangan Anda. Tidak heran jika banyak yang menutupi kebutuhan keuangan dengan salah satu cara alternatif untuk mendapatkan pinjaman dana cepat. Sebelum Anda memutuskan pinjaman dana, 5 hal penting yang perlu diketahui:

    Pertama – Tujuan Penggunaan Pinjaman Dana Cepat (Kebutuhan vs Keinginan)

Pertanyaan yang sering muncul yakni apa benar ketika Anda mengajukan pinjaman dana cepat digunakan sesuai kebutuhan atau hanya sebatas keinginan? Nah! Anda jangan sampai terjebak dengan hal ini. Imbasnya jika Anda tidak dapat menentukan penggunaan dana tersebut, yang akan menanti Anda di depan yakni hutang-hutang tidak produktif. Maka dari itu, pastikan Kembali apakah pinjaman dana tersebut untuk pengembangan usaha, kebutuhan hidup sehari-hari, atau keinginan konsumtif Anda?

    Kedua – Pertimbangan Kemampuan Finansial (Suku Bunga vs Kapasitas)

Ketika Anda mengajukan pinjaman dana cepat, tentunya harus disesuaikan dengan kemampuan Anda untuk melakukan pembayaran. Jadi, langkah yang bisa dilakukan yakni dengan menghitung suku bunga pinjaman dana dengan pendapatan Anda. Semisal Anda memiliki patokan minimal untuk angsuran dari pinjaman dana yakni 30% dari total pendapatan Anda. Seandainya suku bunga angsuran melewati batas itu, Anda sudah dapat memutuskan untuk proses lanjut atau tidak.

    Ketiga – Tentukan Jenis Pinjaman Dana Cepat (Agunan vs Tanpa Agunan)

Pinjaman dengan agunan atau tanpa agunan berpengaruh terhadap suku bunga yang Anda terima. Secara sederhana penyedia jasa pinjaman agunan atau tanpa agunan sudah mempertimbangkan keuntungan dan resiko dari model bisnis tersebut. Jenis pinjaman tanpa agunan biasanya bunga ditawarkan relatif tinggi, sedangkan menggunakan agunan bunga ditawarkan relatif sedang-rendah. Maka, pastikan anda sudah mengukur dengan kemampuan bayar Anda sebelum menentukan jenis pinjaman yang sesuai.

    Keempat – Pinjaman Dana Cepat dan Keamanan Perusahaan (Legal + Proses Era Covid19)

Saat ini penyedia jasa pinjaman dana cepat semakin banyak dan beragam, ada pelayanan online seperti fintech, ada pula pelayanan konvensional. Langkah awal yang Anda pastikan yakni perusahaan tersebut terdaftar dan diawasi oleh otoritas jasa keuangan (OJK) dan menerapkan bisnis proses sesuai protokol kesehatan covid19. Apalagi kondisi saat ini sudah marak penyedia pinjaman yang abal-abal dengan iming-iming bunga murah dan proses cepat.

Tentunya Anda tidak ingin terjebak dengan “Jambu” atau “Janji Busuk” iklan yang nantinya berujung pemerasan dan penyalahgunaan data Anda. Maka dari itu, tim DANAMODAL.ID sudah menyediakan referensi Lembaga perusahaan resmi (OJK & Bisnis Proses Sesuai Protokol Covid19) yang Anda bisa pelajari sebelum mengajukan permohonan pinjaman dana cepat.

    Kelima – Cari Info Terbaru Seputar New Normal (Kebijakan Pemerintah)

Adanya gaya hidup aktifitas baru ini tentu menggiring setiap kebijakan pemerintah untuk selalu berinovasi dan sesuai dengan kondisi (kontekstual). Maka, penting untuk Anda selalu mencari info terbaru seputar kebijakan pemerintah di era new normal. Salah satu yang mungkin akan berdampak kepada system pinjaman yakni adanya relaksasi kredit kepada konsumen dan cara baru dalam mengajukan pinjaman. Artinya, tahapan kelima ini akan memberikan dasar positif bagi Anda dalam mengambil keputusan untuk melakukan pinjaman dana cepat.


Klik : Ajukan Pinjaman
Scroll to Top